GRIYA BEKAM DAN HERBAL Bisa Bekam Panggilan, Terapis berpengalaman | Alat Bekam Steril standar Medis
Kamis, 26 Desember 2013
Selasa, 10 Desember 2013
PENYAKIT-PENYAKIT YANG DITANDAI DENGAN KESEMUTAN
Anda pernah mengalami kesemutan? Tidak nyaman ya...? Bahkan yang lucunya, nenek saya menasehatkan, kalau kaki kita kesemutan diikat pakai karet gelang saja. Walhasil, setiap kali ada yang mengalami kesemutan, sayapun menasehatkan hal yang sama. Ya begitu deh, turun temurun informasinya. Nah, seiring dengan berkembangnya pengetahuan, kini saya tak lagi menasehatkan hal tersebut.
Kesemutan biasanya kita alami saat duduk bersila terlalu lama atau tertidur dengan tangan tertindih kepala. Kondisi ini juga terjadi saat tekanan itu berlanjut tepat pada saraf. Namun, kesemutan akan hilang bila tekanan sudah tidak ada lagi. Namun kesemutan juga bisa menjadi indikasi dari penyakit-penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi, saraf terjepit, gangguan aliran darah pada pembuluh darah tepi, maupun gangguan darah. Ada kalanya pada mereka yang belum diketahui mengidap diabetes, kesemutan dapat menjadi gejala awal diketahuinya diabetes.
Paresthesia atau kesemutan kronis sering merupakan simtom dari penyakit neurologis atau trauma kerusakan saraf. Penyebabnya adalah gangguan yang memengaruhi sistem saraf pusat seperti stroke dan stroke mini, multiple sklerosis, mielitis transversa, dan ensefalitis.
JANGAN SALAHKAN DAGING KAMBING
Ketua umum Asosiasi Bekam
Indonesia dr. Zaidul Akbar mengingatkan dalam masalah darah tinggi jangan hanya
menuding daging kambing, karena masih banyak factor pemicunya. Berikut
perbincangan Tabloid Bekam dengan Zaidul Akbar.
Bagaimana
pendapat anda tentang pantangan daging kambing bagi penderita hipertensi ?
Bicara soal hipertensi erat kaitannya
dengan tekanan darah dan ada hitungannya pada kadar masing-masing. Sedangkan
penyebabnya, sampai saat ini kedokteran konvensional belum mengetahuinya.
Secara umum hipertensi di bagi dua, yakni hipertensi sekunder ada hipertensi
primer. Kalau hipertensi primer kita juga kurang tahu penyebabnya, tapi pada
hipertensi sekunder biasanya ditimbulkan oleh penyakit lain, seperti penyakit-penyakit
doktrin, diantaranya tumor. Nah, sebenarnya membahas hipertensi, sama saja
berbicara tentang pola makan atau pola nutrisi dia yang tidak baik. Pola
nutrisi yang tidak baik ini berasal dari mana ?
Pertama, dari bahan
makanan yang beracun, lalu menggunakan pemanis buatan, penggunaan alcohol dan
obat-obatan kimia yang terlalu tinggi kadarnya, serta banyak lagi pemicu yang tanpa
kita sadari merusak jantung. Karena itu penting sekali memperhatikan factor
makanan, termasuk makan daging berlebihan bisa membuat jantung sangat berat
bekerja.
Rabu, 06 November 2013
BEKAM (METODE PENGOBATAN NABI) UNTUK MENYEMBUHKAN HIPERTANSI JUGA STROKE
Bekam adalah sistem pengobatan yang biasa dilakukan oleh Nabi. Biasanya dilakukan sebulan sekali. Bekam dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor yang mengandung kolesterol, asam urat, virus, racun, dan lain sebagainya dari dalam tubuh.
Darah yang keluar
biasanya kental dan pekat dengan warna merah kehitam-hitaman. Darah ini berpotensi
menggumpal dan menyumbat saluran darah yang menimbulkan hipertensi, stroke, dan
serangan jantung/angin duduk. Banyak racun atau virus penyakit bisa bisa
dideteksi lewat darah seperti kolesterol, asam urat, gula, virus, dsb. Therapy Bekam
mengeluarkan darah kotor itu semua.
Singkat kata, Bekam adalah satu cara Detoksifikasi alami tanpa obat yang sudah
dilakukan sejak zaman Rasululloh SAW. Darah kotor dibuang untuk kemudian diganti dengan
darah segar oleh tubuh kita dalam 3 hari. Subhanallah.
Bekam
efektif melancarkan peredaran darah, menurunkan tekanan darah, serta
menyembuhkan penyakit stroke dan mencegah serangan jantung. Selain itu,
beberapa penderita diabetes terbukti turun kadar gulanya di dalam darah.
Begitulah, setiap tuntunan yang dianjurkan Rasululloh SAW pasti mendatangkan manfaat bagi ummatnya.
Semoga Bermanfaat
Salam Cinta Sehat
KESEMUTAN PADA KAKI
Aku baru saja meletakkan badanku dikursi ruang praktek, ketika ponsel layanan Griya Bekam berdering.
"mas bisa minta tolong kesini sekarang ga?"Suara pria disebrang telpon.
"Oh ya... Insya Allah bisa, maaf dengan siapa ya?" sahutku, otakku berpikir keras mengidentifikasi suara siapakah gerangan. Karena banyaknya pasien yang ku tangani, terkadang aku tidak ingat dengan suara para pasien satu persatu, terutama yang jarang melakukan therapy.
"saya mas, Dedy." Sahutnya,"pasien mas yang di Nusa Loka BSD."
"Baik mas, Insya Allah saya segera meluncur kerumah mas Dedy." Dan dengan bergegas aku mempersiapkan segala perlengkapan BEKAM . Dan kurang lebih 45 menit kemudian aku sudah berada dirumahnya yang asri.
"mas bisa minta tolong kesini sekarang ga?"Suara pria disebrang telpon.
"Oh ya... Insya Allah bisa, maaf dengan siapa ya?" sahutku, otakku berpikir keras mengidentifikasi suara siapakah gerangan. Karena banyaknya pasien yang ku tangani, terkadang aku tidak ingat dengan suara para pasien satu persatu, terutama yang jarang melakukan therapy.
"saya mas, Dedy." Sahutnya,"pasien mas yang di Nusa Loka BSD."
"Baik mas, Insya Allah saya segera meluncur kerumah mas Dedy." Dan dengan bergegas aku mempersiapkan segala perlengkapan BEKAM . Dan kurang lebih 45 menit kemudian aku sudah berada dirumahnya yang asri.
***
Selasa, 22 Oktober 2013
AKHIRNYA....SAYA PILIH TERAPI BEKAM
"Haloo..... dengan Griya Bekam?" disebrang sana terdengar sapa seorang laki-laki
"Benar pak, ini Griya bekam. Ada yang bisa kami bantu pak?" jawab saya
"Saya mau ketempat bapak bisa?" Tanyanya
"Ohya, silahkan pak, saya smskan alamat kami pak, silahkan jika bapak mau datang ke klinik kami, atau bapak mau didatangi, kami juga siap datang kerumah bapak." jelas saya
"Oooh, terima kasih. Biar saya yang datang ke klinik bapak."Katanya,"tapi saya mau lihat dulu ya, mau tanya-tanya." katanya,"tapi sekali lagi saya hanya pengen tahu dulu ya pak, saya sedang menjalani pengobatan dari dokter, saya setiap hari minum obat......(disebutkan sebuah produk paten), saya hipertensi." Terangnya panjang lebar
"Silahkan, pak. Dengan senang hati."
"Ohya pak, kalau bapak berniat datang kesini, mohon untuk tidak mengkonsumsi obat tersebut dulu ya pak." pinta saya
"Benar pak, ini Griya bekam. Ada yang bisa kami bantu pak?" jawab saya
"Saya mau ketempat bapak bisa?" Tanyanya
"Ohya, silahkan pak, saya smskan alamat kami pak, silahkan jika bapak mau datang ke klinik kami, atau bapak mau didatangi, kami juga siap datang kerumah bapak." jelas saya
"Oooh, terima kasih. Biar saya yang datang ke klinik bapak."Katanya,"tapi saya mau lihat dulu ya, mau tanya-tanya." katanya,"tapi sekali lagi saya hanya pengen tahu dulu ya pak, saya sedang menjalani pengobatan dari dokter, saya setiap hari minum obat......(disebutkan sebuah produk paten), saya hipertensi." Terangnya panjang lebar
"Silahkan, pak. Dengan senang hati."
"Ohya pak, kalau bapak berniat datang kesini, mohon untuk tidak mengkonsumsi obat tersebut dulu ya pak." pinta saya
***
Dan sehari berselang setelah beliau menghubungi saya, beliau datang ke klinik kami. Seorang bapak 60 tahun yang sangat kritis. Beliau banyak bertanya tentang BEKAM. Terutama sterilitas alat yang digunakan untuk membekam. Beliaupun menanyakan STERILIZER yang beliau lihat di blog ini. Saya memperlihatkan alat ini pada beliau:
Alhamdulillah, akhirnya beliau yang mulanya hanya ingin melihat-lihat, dengan senang hati mau melakukan BEKAM.
Beliau mengeluhkan bahwa selama ini sudah capek merasakan penyakit hipertensinya, bosan minum obat setiap hari. Maka ketika membaca artikel-artikel dalam blog ini tergerak untuk mencoba melakukan terapi BEKAM.
"Wah, enak banget rasanya mas... Enteng, leher saya yang tadi terasa tegang, kini terasa ringan." Begitu testimoninya tak lama setelah saya menyelesaikan pekerjaan saya membekam beliau.
Melihatnya tersenyum sumringah, membuat saya juga senang. Terima kasih ya Allah atas karunia ketrampilan ini. Semoga dapat membantu meringankan mereka yang saya terapi
Rabu, 16 Oktober 2013
CARA CEPAT MENURUNKAN TEKANAN DARAH
Saat ini ada kecenderungan bahwa tidak hanya masyarakat perkotaan yang menderita hipertensi, masyarakat pedesaan juga punya kecenderungan yang sama dengan masyarakat perkotaan. Ini disebabkan gaya hidup masyarakat perkotaan yang mulai diadopsi oleh masyarakat perkotaan melalui media informasi seperti Televisi dan internet.
Gaya hidup masyarakat kota seperti sedikitnya aktivitas tubuh, stres, konsumsi garam berlebih, obesitas, merokok dan makanan tidak sehat lainnya, kini sudah juga jadi gaya masyarakat yang jauh dari kota pula. Maka kalau dulu, ada istilah penyakit orang kota (orang kaya), maka sekarang penyakit itu sudah tidak lagi mengenal kasta, kaya atau miskin, kota atau desa.
Berkaitan dengan Hipertensi ((tekanan darah tinggi), ternyata angka kejadian hipertensi di dunia cukuplah tinggi. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) pada tahun 2007 saja, jumlah keseluruhan kasus hipertensi di Indonesia mencapai 31,7 % dari populasi penduduk yang berusia 18 tahun keatas. Sementara 60% dari persentasi tersebut berujung stroke, gangguan jantung, gagal ginjal dan kebutaan. Ngeri ya.....?
Seseorang dikatakan menderita hipertensi ketika terjadinya peningkatan tekanan keatas pembuluh darah arteri akibat tekanan jantung (Sistolik) dan atau tekanan saat jantung beristirahat diantara pemompaan (diastolik) yang tidak normal. Umumnya dikatakan hipertensi jika tekanan sistolik melebihi 160/mmHg dan tekanan diastolik melebihi 95 mmHg serta terjadi secara terus menerus.
Hipertensi bukanlah penyakit, melainkan tanda dan gejala saja. Artinya ada masalah kesehatan yang belum ditemukan dalam diri pasien yang menyebabkan kerja jantung terganggu, misalnya ginjalnya bermasalah, jantung atau pembuluh darahnya mengalami pengapuran atau bahkan ada masalah psikologis yang belum tuntas sehingga itu semua menyebabkan meningkatnya frekuensi sistole dan diastole.
Gejala umum hipertensi dapat meliputi sakit kepala, rasa pegal dan tidak nyaman pada tengkuk, perasaan berputar seperti akan jatuh, berdebar-debar, nadi terasa cepat dan telinga berdenging. Akibat kompleksitas permasalahan hipertensi ini, apabila tidak dilakukan pengobatan secara tuntas dapat menimbulkan stroke, jantung koroner, gagal ginjal dan lainnya.
BEKAM, adalah cara cepat untuk menurunkan tekanan darah. Beberapa penelitian telah menyatakan efektifitas bekam bagi penderita hipertensi, dikuatkan juga oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh bapak Wahyudi Widada, S.Kp, M.Ked (dosen patobiologi Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jember) dalam lingkungan Puskesmas Sumbersari, Jember dengan rentang waktu 5 bulan.
Adapun penelitian dilakukan pada sampel penelitian yang telah ditentukan, yaitu meliputi laki-laki yang berusia antara 40 sampai 60 tahun dan menderita hipertensi yaitu tekanan darah antara sistole (140-180 mmHg) dan diastole (90-110 mmHg), Sampel juga diharuskan tidak sedang menjalani pengobatan hipertensi.
Gaya hidup masyarakat kota seperti sedikitnya aktivitas tubuh, stres, konsumsi garam berlebih, obesitas, merokok dan makanan tidak sehat lainnya, kini sudah juga jadi gaya masyarakat yang jauh dari kota pula. Maka kalau dulu, ada istilah penyakit orang kota (orang kaya), maka sekarang penyakit itu sudah tidak lagi mengenal kasta, kaya atau miskin, kota atau desa.
Berkaitan dengan Hipertensi ((tekanan darah tinggi), ternyata angka kejadian hipertensi di dunia cukuplah tinggi. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) pada tahun 2007 saja, jumlah keseluruhan kasus hipertensi di Indonesia mencapai 31,7 % dari populasi penduduk yang berusia 18 tahun keatas. Sementara 60% dari persentasi tersebut berujung stroke, gangguan jantung, gagal ginjal dan kebutaan. Ngeri ya.....?
Seseorang dikatakan menderita hipertensi ketika terjadinya peningkatan tekanan keatas pembuluh darah arteri akibat tekanan jantung (Sistolik) dan atau tekanan saat jantung beristirahat diantara pemompaan (diastolik) yang tidak normal. Umumnya dikatakan hipertensi jika tekanan sistolik melebihi 160/mmHg dan tekanan diastolik melebihi 95 mmHg serta terjadi secara terus menerus.
Hipertensi bukanlah penyakit, melainkan tanda dan gejala saja. Artinya ada masalah kesehatan yang belum ditemukan dalam diri pasien yang menyebabkan kerja jantung terganggu, misalnya ginjalnya bermasalah, jantung atau pembuluh darahnya mengalami pengapuran atau bahkan ada masalah psikologis yang belum tuntas sehingga itu semua menyebabkan meningkatnya frekuensi sistole dan diastole.
Gejala umum hipertensi dapat meliputi sakit kepala, rasa pegal dan tidak nyaman pada tengkuk, perasaan berputar seperti akan jatuh, berdebar-debar, nadi terasa cepat dan telinga berdenging. Akibat kompleksitas permasalahan hipertensi ini, apabila tidak dilakukan pengobatan secara tuntas dapat menimbulkan stroke, jantung koroner, gagal ginjal dan lainnya.
BEKAM, adalah cara cepat untuk menurunkan tekanan darah. Beberapa penelitian telah menyatakan efektifitas bekam bagi penderita hipertensi, dikuatkan juga oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh bapak Wahyudi Widada, S.Kp, M.Ked (dosen patobiologi Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jember) dalam lingkungan Puskesmas Sumbersari, Jember dengan rentang waktu 5 bulan.
Adapun penelitian dilakukan pada sampel penelitian yang telah ditentukan, yaitu meliputi laki-laki yang berusia antara 40 sampai 60 tahun dan menderita hipertensi yaitu tekanan darah antara sistole (140-180 mmHg) dan diastole (90-110 mmHg), Sampel juga diharuskan tidak sedang menjalani pengobatan hipertensi.
Langganan:
Postingan (Atom)



